Harus Dihapus! Data Register Pengguna Muslim Amerika Tersimpan di Jejaring Sosial Facebook

Seperti di ketahui, para pemakai Fb menyematkan data-data pribadinya di akun masing-masing. Termasuk juga di antaranya yaitu data terkait agama. Walau hal ini adalah opsional, bukan sebuah keharusan.

Dengan kondisi seperti itu, Trump pun dapat membangun data registra muslim negara Amerika Serikat. Hal ini dapat di lakukan dengan beragam cara. Pertama, dengan melaksanakan pencarian secara manual. Selain itu juga, Pemerintah Amerika dapat pun juga memanfaatkan aksi peretasan untuk dapat membobol sistem keamanan Fb. Oleh sebab itu, mau tak mau untuk menghindari aksi seperti ini, Fb mesti menghilangkan keberadaan data yang di maksud.

Menjadi jejaring sosial terkemuka dunia, Fb memang terus menyarankan pada para penggunanya untuk membagikan data pribadi yang cukup nyata. Mulai dari penggunaan nama orisinal, alamat, nomor telepon, sampai agama. Dengan keberadaan data-data seperti itu, tak heran jika Fb mempunyai harta karun yang dapat dimanfaatkan untuk beragam hal. Termasuk diantaranya membangun data register muslim di negara Amerika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *